Trend

Tottenham vs Vitesse : Tottenham Menang 3 – 2

Berita Bola – Laga pertama Antonio Conte di Tottenham Hotspur berakhir indah. Meski terkena tiga kartu merah, The Lilywhites berhasil mengalahkan Vitesse Arnhem 3-2.
Di babak keempat Liga Eropa Grup G, Jumat (11/5/2021), Tottenham melaju lebih awal pada Jumat dini hari dengan tiga gol lewat aksi bunuh diri Son Heung-min, Lucas Moura, dan Jacob Rasmussen dalam waktu kurang dari setengah jam. .

Vitesse menurunkan skor melalui Rasmussen dan Matus Perrault. Semua gol dicetak di babak pertama dan di babak kedua tiga kartu merah dikeluarkan, satu untuk Tottenham dan dua untuk Vitesse.

Hasil tersebut mengakhiri pertandingan dengan skor 3-2 dan Tottenham naik ke posisi kedua klasemen dengan tujuh poin dari empat pertandingan, unggul satu poin dari Vitesse di tempat ketiga, dan tiga poin dari Rennes di puncak grup.

Tottenham vs Vitesse

Conte hanya melakukan satu perubahan dari starting lineup saat Tottenham kalah dari Manchester United akhir pekan lalu. Sergio Reguilon memulai dengan formasi 3-4-3 favorit Conte.

Trio Son Heung-min, Harry Kane dan Lucas Moura diusir keluar lapangan karena menemukan target secepat mungkin. Hasilnya adalah Tottenham Hotspur pada menit ke-13 melalui Son.

Dimulai dengan pergerakan Mora dengan tusukan dari kanan, dan diakhiri dengan tendangan keras yang bisa diblok oleh Marcus Schubert. Son dengan cepat menggiring bola rebound ke gawang.

Gol ini membuat Spurs semakin bersemangat untuk menekan pertahanan Vitesse dan nyaris mencetak gol kedua di menit ke-21, jika bukan karena tembakan Son yang tidak membentur tiang.

Semenit berselang, Spurs berhasil menggandakan keunggulan lewat Moura. Setelah mendapat umpan yang diperhitungkan dari Kane di sepertiga akhir, Moura meraihnya dan kemudian dengan tenang mendorongnya melewati gawang Vitesse.

Tottenham unggul jauh pada menit ke-28 ketika Jacob Rasmussen mencetak gol dalam kekacauan di kotak penalti. Rasmussen mencoba memblok tendangan Kane, namun tendangannya masuk ke gawang.

Tembakan Rasmussen akurat lewat gol yang membuat skor menjadi 1-3 pada menit ke-32. Rasmussen menerima tendangan sudut Maximilian Wittek saat ia mengalahkan Eric Dier dalam duel udara dan menyundul bola melewati Hugo Lloris.

Matos Perrault kemudian menghidupkan kembali harapan Vitesse tujuh menit kemudian ketika ia menjebol gawang Lloris melalui serangan balik. Mora kehilangan bola dan Yan Gboho membawanya ke kotak penalti.

Bola dioper ke Peru, yang mengalahkan Dier dan Lloris sebelum melepaskan tembakan ke gawang. Gol tersebut membuat Vitesse semakin bersemangat meski babak pertama berakhir 3-2 untuk keunggulan Spurs.

Tottenham ditekan sejak awal babak kedua oleh Vitesse yang mengandalkan kecepatan pemainnya di depan. Spurs bahkan kehilangan satu pemain pada menit ke-59 karena Christian Romero mendapatkan kartu kuning kedua karena melanggar Upenda.

Spurs lebih sulit karena harus meredam serangan pemain Vitesse yang diterjang angin. Pada menit ke-68, Lloris harus terbang untuk memblok tendangan melengkung Richley Bazor dan diakhiri dengan tendangan sudut.

Di 10 menit terakhir pertandingan, Vitesse juga harus bermain dengan sepuluh orang karena kapten Danilo Dueky menerima kartu kuning kedua karena menghalangi pergerakan Kane di tengah lapangan.

Vitesse kembali kehilangan satu pemain pada menit ke-83, dan kali ini giliran kiper Marcus Schubert yang memblok bola di luar kotak penalti dengan tangannya dan tanpa ampun wasit memberikan kartu merah.

Di masa injury time, Spurs nyaris unggul saat Giovanni Los Celso melepaskan tembakan bebas di depan gawang, namun tembakannya bisa diselamatkan oleh Jeroen Hoyen.

Skor bertahan 3-2 hingga pertandingan antara Tottenham dan Vitesse berakhir.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker