Trend

Niat Puasa Dzulhijjah Sebelum Idul Adha 2022

Puasa Dzulhijjah – Memasuki bulan Dzulhijjah, umat Islam dihimbau untuk memperbanyak ibadah. Termasuk melaksanakan ibadah puasa dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 Dzulhijjah, atau mereka menyebutnya dengan puasa Idul Adha. Berikut ini adalah bacaan dalil niat puasa hina dalam bahasa latin dan artinya.

Syekh Zakaria Al-Ansari menjelaskan dalam Asna al-Mathalib : Dari tanggal 1 hingga tanggal 9 Dzulhijjah bahwa puasa adalah sunnah.

Hari pertama sampai ketujuh adalah sunnah bagi orang yang menunaikan haji atau tidak, sedangkan hari 8 (hari tarwiyah) dan hari 9 (arafah) adalah sunnah bagi orang yang tidak menunaikan haji.

Pelaksanaan Sunnah Nabi untuk ibadah puasa bagi mereka yang menunaikan haji wajib pada tanggal delapan dan sembilan Dzulhijjah.

Pasalnya, jemaah haji diimbau untuk memperbanyak salat pada hari itu, meski mereka cukup kuat untuk berpuasa.

Keutamaan Puasa Dzulhijjah sebelum Idul Adha

Bulan Dzulhijjah merupakan salah satu bulan mulia yang memiliki banyak kelebihan dibandingkan bulan-bulan lainnya.

Oleh karena itu, puasa Idul Adha pada sembilan hari pertama bulan Dzulhijjah juga memiliki keutamaan. Mereka adalah sebagai berikut:

  • Pahala ibadah pada sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah akan mendapatkan pelipatan pahala dibandingkan ibadah di bulan-bulan lainnya.
  • Berpuasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah) akan menghapus dosa-dosa kecil selama dua tahun. M
  • Termasuk keutamaan hari Arafah adalah Allah SWT akan membebaskan hamba-Nya dari api neraka pada hari ini dibandingkan hari-hari lainnya.

Waktu Pelaksanaan Puasa Dzulhijjah sebelum Idul Adha

Waktu puasa Idul Adha adalah dari bulan Dzulhijjah, dari tanggal 1 sampai dengan tanggal 9 Dzulhijjah. Hari kedelapan disebut puasa Tarwiyah, sedangkan hari kesembilan disebut puasa Arafah.

Durasinya mirip dengan puasa pada umumnya, dari terbit fajar hingga terbenamnya matahari.

Bacaan Niat Puasa Dzulhijjah sebelum Idul Adha

– Bacaan niat puasa dari tanggal 1 sampai 7 Dzulhijjah: “Nawaitu shauma syahri dzil hijjah sunnatan lillahi ta‘ala”. Artinya: “Saya niat puasa sunnah bulan Dzulhijjah karena Allah ta’ala”.

– Bacaan niat pada pada tanggal 8 Dzulhijjah (hari Tarwiyah): Nawaitu shauma tarwiyata sunnatan lillahi ta‘ala”. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Tarwiyah karena Allah ta’ala”.

– Bacaan niat puasa pada tanggal 9 Dzulhijjah (hari Arafah): Nawaitu shauma arafata sunnatan lillahi ta’ala”. Artinya: “Saya niat puasa sunnah Arafah karena Allah ta’ala”.

Demikian ulasan membaca niat puasa sebelum Idul Adha, beserta keutamaannya. Kami berharap informasi di atas bermanfaat.

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker