Trend

Holywings Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Berita Trend – Promosi minuman beralkohol gratis untuk yang bernama Muhammad dan Maria di Holywings memiliki ekor panjang. Promosi yang diunggah di akun Instagram resmi Holywings itu dilaporkan ke Polda Metro Jaya.

“Jadi tadi malam saya selaku Ketua Umum Himpunan Advokat Indonesia melaporkan dugaan adanya penistaan agama dari manajemen kafe yang di mana alat bukti itu sudah terang benderang bahwa promosi itu ada di akun ofisial Instagram mereka,” kata Ketua Umum Himpunan Advokat Indonesia Sunan Kalijaga selaku pelapor

Sunan mengatakan, pengunduhan promosi Holywings bertuliskan nama Muhammad dan Maria merupakan bentuk penistaan. Manajemen Holywings juga diminta bertanggung jawab atas pemuatan tersebut.

“Lalu ada permohonan maaf resmi di akun IG official mereka. Lalu mereka menyatakan promosi tersebut tidak diketahui oleh manajemen atau para owner. Buat saya, gampang kalau itu benar ada oknum Holywings yang ingin merusak nama baik Holywings, tunjukkin orangnya, laporkan orangnya, karena sebabkan kegaduhan, sebabkan SARA, kerugian nama baik dari Holywings,” jelas Sunan.

Laporan Sunan Kalijaga diterima di Polda Metro Jaya. Namun, dia mengatakan orang yang disebutkan dalam laporannya masih dalam penyelidikan.

“(Terlapor) dalam penyelidikan. Karena sudah koordinasi berdasarkan alat bukti itu lidik (penyelidikan). Kalau lidik itu lebih luas, bisa oknum, bisa manajemen, bisa admin IG, macam-macam,” katanya

“Intinya, biarkan nanti proses lidik dan sidik yang membunyikan kalau tersangka itu si A, si B, si C. Jadi sudah koordinasi dengan Siber Polda kita sepakat dalam lidik (terlapor),” tambah Sunan.

Laporan tersebut terdaftar sebagai nomor STTLP/B/3135/VI/2022/SPKT/POLDA METRO JAYA. Pelapor melaporkan dugaan penodaan agama melalui media elektronik dalam Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45 ayat 2 UU ITE.

Pelapor Ragu Manajemen Tak Tahu soal Isi Promo

Holywings sendiri telah meminta maaf dan mengirimkan postingan tersebut tanpa sepengetahuan manajemen. Namun, pelapor meragukannya.

“Tentunya dari bagian tim promosi diteruskan ke pimpinan lebih tinggi dan setahu saya harus di-acc oleh pimpinan tertentulah. Tapi tidak mungkin orang promosi bikin langsung publish tanpa sepengetahuan siapapun, yakni dari manajemen,” kata Sunan Kaliaga.

Namun, Sunan menyerahkan sepenuhnya penyelidikan tersebut kepada polisi. Polisi nantinya akan mencari tahu siapa yang bertanggung jawab atas postingan promosi tersebut melalui akun Instagram resmi Holywings Indonesia.

“Kecil kemungkinan kalau manajemen nggak tahu. Makanya yang kami laporkan dalam lidik. Misalnya si kafe bilang saya nggak tahu biarin aja bagian promosi diperiksa. Siapa yang suruh idenya siapa, apakah diketahui oleh owner. Biarin nanti bunyi di situ,” tambahnya.

 

Related Articles

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker